Ibarat Gunung
I want to tell you a lot of my story. Eh a little of my story deh..
Hmm it's sunday morning. And honestly, i have an exercise to make some paragraphs about Lifestyle. But, I'm so confused what I should write.
So, in this changes I will tell you about my yesterday.
Hmm it's sunday morning. And honestly, i have an exercise to make some paragraphs about Lifestyle. But, I'm so confused what I should write.
So, in this changes I will tell you about my yesterday.
Jadi gini ceritanya. Kemaren itu gue dapet sms dari kakak Genta kalo kamaren (sabtu) akan diadakan test tertulis buat rangkaian Open Recruitment Genta Andalas. Sebenernya gue lagi ada di rumah alias pulkam. Tapi karna ada acara Genta, gue kejarin balik. Berangkat jam 5 subuh dari rumah, nyampe jam 9 dan langsung ke KTP.
Nyampe di TKP... Guess what !!
Dengan santai kakaknya bilang "kita ga jadi ada test tulis hari ini".
Gue sih santai dan ketawa-ketawa aja. Malahan bersyukur ga jadi kemaren test tulisnya. Ya lu bayangin aja, gue berangkat jam 5 subuh dam menempuh 4 jam perjalanan dengan mobil. Kepala pusing, perut sakit (lagi PMS ceritanya) trus laper juga. Ya udah gue hepi-hepi aja ga jadi test tulis.
Nyampe di TKP... Guess what !!
Dengan santai kakaknya bilang "kita ga jadi ada test tulis hari ini".
Gue sih santai dan ketawa-ketawa aja. Malahan bersyukur ga jadi kemaren test tulisnya. Ya lu bayangin aja, gue berangkat jam 5 subuh dam menempuh 4 jam perjalanan dengan mobil. Kepala pusing, perut sakit (lagi PMS ceritanya) trus laper juga. Ya udah gue hepi-hepi aja ga jadi test tulis.
Menurut gue, kalo kita mau masuk organisasi ya kita harus berani ambil resiko karna ga ada yang maksa kita buat masui, tapi keinginan diri sendiri. Kalo lo ga mau digituin ya jangan masuk organisasi.
Sedikit cerita tentang Genta. Genta itu salah satu UKM di Universitas gue. Lengkapnya UKPM Genta Andalas yang bergerak di bidang jurnalistik. Pers mahasiswa gitulah atau wartawan kampus. Dua bulan sekali nerbitin koran kampus dan mengangkat acara-acara lainnya yang sesuai bidangnya yaitu jurnalistik. Dari awal Bakti Universitas (OSPEK) gue udah tertarik sama Genta dan bilang sama temen kalo gue pengin masuk Genta. Ada satu lagi sih UKM yang gue suka, yaitu UKM PHP yang bergerak di bidang Hukum dan Politik. Namun sayangnya gue merasa awam dengan Hukum dan Politik. Gue juga ga terlalu bisa ngomong dengan lantang. Yaudah akhirnya gue fokus sama Genta.
Di OR GA 2014 ini juga spektakuler. Ada sekitar 150 orang yang mencalonkan diri. Sedangkan biasanya yang lolos itu cuma 20 orang. Oh my Madrid (hehe ga nyambung)
Di OR GA 2014 ini juga spektakuler. Ada sekitar 150 orang yang mencalonkan diri. Sedangkan biasanya yang lolos itu cuma 20 orang. Oh my Madrid (hehe ga nyambung)
Oke balik lagi ke Yesterday. Finally kita dibagi jadi beberapa grup dan gue masuk grup satu.
Di sini ada 12 orang yang datang. Kita dikasih lima game dan yang paling menarik buat gue itu adalah game yang kedua yaitu membaca watak sendiri sendiri dengan media gambar.
Di sini ada 12 orang yang datang. Kita dikasih lima game dan yang paling menarik buat gue itu adalah game yang kedua yaitu membaca watak sendiri sendiri dengan media gambar.
GUNUNG
Gue menggambarkan diri gue seperti sebuah gunung. Selain karna gue suka gunung, juga karna gue ngerasa gue itu memang seperti gunung. Ini alasannya:
Gue menggambarkan diri gue seperti sebuah gunung. Selain karna gue suka gunung, juga karna gue ngerasa gue itu memang seperti gunung. Ini alasannya:
#. As you know, gunung itu seperti selalu diabaikan. Banyak orang yang melihatnya setiap hari tapi hanya beberapa orang yang menganggap dia ada dan sedikit sekali yang mengagumi atau mencintainya. Gue juga gitu, banyak yang mengabaikan dan tidak mempedulikan keberadaan gue.
#. Gunung itu selalu sendiri, terlihat angkuh, pendiam dan 'hanya orang-orang tertentu' yang bisa mendekati dan mengerti dia. Jika tau bagaimana menaklukannya, maka tidak ada keangkuhan, kediaman dan kesendirian itu. Begitu juga dengan gue. Banyak orang yang bilang gue pendiem, terlihat angkuh dan sombong. Padahal itu hanya karna mereka tidak tau gue. Kalo mereka kenal gue dengan BENAR gue lebih heboh, lebih ramah dan lebih asik kalo diajak ngomong. Tapi hanya 'orang-orang tertentu' yang tau hal ini.
#. Gunung itu terlihat simple tapi sebenarnya banyak yang ada di dalamnya. Gitu juga dengan gue. Walaupun kadang gue belaga bego sebenernya enggak. Banyak yang ada di dalam diri gue. (Hehe ini sih menyombongkan diri namanya)
Hmm gue lupa apa lagi.
Intinya lo ga akan bisa nebak bagaimana gue sebenernya kalo lo ga tau gue luar dalam. Kalo lo hanya tau gue di kampus atau di kelas doang, lo ga akan tau gue yang sebenarnya. Kalo lo hanya melihat gue dari luarnya lo ga akan tau gue gimana.
Besok-besoklah gue tambah..
.png)





0 komentar: