Puisi Amoy: Takdir ?
Seperti langit yang menyiratkan guratan sendu
Begitulah hati ini
Masih dipenuhi kebimbangan akan takdir
Kadang aku ingin bertanya pada rintikan hujan
Bolehkah aku membenci Sang Pemilik Waktu ?
Urung ku lakukan.. karena Dia hanya melanjutkan skenario yang ditulis-Nya
Aku sadar Dia pemilik segala jagat raya, ada dan ketiadaan
Tapi aku tak bisa jika dipermainkan begitu cerdiknya
Jika Takdir tak pernah ingin aku bahagia
Mengapa Ia menciptakan ku di dunia?
Benar kata Gie, beruntunglah mereka yang tak pernah dilahirkan
Iya.. mereka tak perlu merasakan sakitnya kehilangan
Tak perlu merasakan putusnya sebuah harapan
Merasakan kejamnya Sang Pemilik waktu
Mereka tak perlu menyakiti manusia lainnya
Mereka tak perlu merasakan apapun
Takdir~
Gusranil Fitri
.png)





0 komentar: