Saat Mereka Diberi Kekuasaan

21.10 0 Comments


Entah mana yang akan memimpin negeri ini kelak.
Entah yang beberapa hari lalu berkoar-koar dan dengan sok pintarnya mengatakan blablabla.
Akan ini akan itu dan lain sebagainya jika ini itu tidak dipenuhi dan blablabla.. Namun saat orang-orang turun ke jalan, tidak ada terlihat puncak hidungnya. Dan saya bertanya, mana dia yang kemarin dengan blagunya bilang akan obrak-abrik gedung rakyat tersebut.
Atau yang tidak banyak cakap. Memberontak saat menyadari suatu kebijakan tidak seharusnya dilaksanakan.  Menjadi penggerak dan pemimpin saat turun ke jalan. Menjadi tombak sebuah aksi dengan idealisme dan ketegasan yang dimilikinya. Dan dengan toa yang dipegangnya.
Atau mungkin yang hanya mengawal dari beberapa titik. Hanya ikut turun, namun tidak terlihat pemikirannya saat turun tersebut. Akan tetapi di media sosial dia bagaikan orang yang sudah berjuang di jalanan hingga kalimat-kalimatnya membuat orang mengagung-agungkannya.
Atau mungkin orang-orang yang hanya diam tidak melakukan apa2 kecuali mendengar dan melihat tanpa bertindak. Menerima dan membiarkan apa saja yang terjadi di negeri ini.
Ada empat tipe orang-orang yang saya temui beberapa waktu lalu. Mereka semua hebat di bidangnya. Mereka semua adalah pemimpin di masa kini dalam berbagai organisasinya.
Hal ini cukup menarik bagi saya pribadi.
1. Saat tipe orang pertama yang berkoar koar tapi hanya bisa berkoar-koar saat ditemui media. Anehnya, saat turun ke jalan tidak terlihat aksi nyata dari ucapannya yang ketika itu saya sempat mengatakan "wow" atas cara dia berbicara dan berpikir. Namun mana tindakannya??
Jika kelak orang Ini menjadi pemimpin, mungkin itu juga yang akan dilakukannya. Hanya bisa berkoar-koar !
2. Mungkin saya lebih suka tipe ini. Sebab saya mengatakan "WOW" saat orang-orang ini turun ke jalan dengan aksi nyata tanpa retorika sebelumnya. Turun dengan idealisme2 yang dimilikinya. Gaya mereka yang tegas saat menolak sesuatu dan bagaimana mereka bisa membuat kaumnya tunduk dengan apa yang mereka arahkan.
Namun saya khawatir jika kelak mereka diberi kekusaan, apa yang akan mereka lakukan. Tetap idealis seperti sekarang? Apakah mereka tetap akan melawan, berteriak dengan toa? Atau mungkin bungkam dikuasai sistem saat mereka ada di dalam sistem tersebut. Entahlah
3. Tipe ke tiga. Pemikirannya begitu membuat orang-orang terkagum-kagum. Dulu saya juga. Namun saat turun, dia ada tetapi tidak mengeluarkan pemikirannya.
Kelak jika ia diberi kekuasaan, apakah ia akan seperti itu juga? Melakukan pencitraan di berbagai media, 'terlihat' ikut, namun tanpa upaya. Entahlah
4. Tipe orang2 yang diam dan menerima2 saja. Jika mereka diberi kekuasaan mungkin mereka hanya akan menuruti semua sistem yang ada. Sebab itu yang mereka lakukan saat ini
Entah tipe seperti apa yang akan memimpin negeri ini kelak.
Jujur saya penasaran melihatnya suatu hari nanti.
Tanpa saya sadari, ternyata saya akan menjadi seseorang yang akan mengawal negeri ini.
Dengan macam-macam tipe calon-calon pemimpin yang sedang berkeliaran.
Jujur saya teramat penasaran menyaksikan apa yang akan mereka lakukukan jika diberi kekuasaan, kelak.
Tulisan ini hanya tentang beberapa hal yang mengusik pikiran beberapa waktu yang lalu. Namun baru sempat saya ubah ke bentuk kata-kata siang ini karrna benar-benar mengganggu.
Sabtu siang, (22/11) sekitar pukul 11.30-12.15
Di kamar kosan

Rafika Surya Bono

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 komentar: