Amoy Juga Punya Cinta

06.18 1 Comments

Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati..


No no no...
Kita tidak akan berbicara tentang Hujan, luka, rindu, saru, malam, kenangan, kamu, ataupun waktu.
Tidaakkk...
Kita akan membicarakan Amoy !!! Hahaha
Amoy, Amoy, dan Amoy.


Hmm tapi sepertinya catatan ini juga bukan tentang Amoy. 
Tapi terinspirasi dari kekonyolan Amoy tadi sore.
Kekonyolan yang membuat gue sadar, bahwa Amoy juga perempuan yang memiliki rasa dan butuh cinta para lelaki.
HAHAHAHHAHAHA


Sejujurnya, gue males ngomongin cinta. Karena gue  ga punya pengalaman yang terlalu baik dalam hal ini. Tapi, biarlah malam ini mengalir bagai air di padang pasir.

Kronologinya begini. Amoy sedang duduk sendirian di salah satu tempat favorit bagi warga PKM untuk men-cash laptop/hp atau sekedar ingin duduk2 bersama. Amoy sedang bergelut dengan laptopnya. Perlu diketahui bahwa laptop Amoy HARUS SELALU di cash. Lalu datanglah Kak Anis yang ingin men-cash hp. Namun Amoy tak mau mengalah pada kak Anis sehingga kak Anis tak bisa men-cash hp dan kembali ke sekre.

Beberapa saat kemudian, datanglah seseorang mendekati Amoy. Sebut saja namanya Faishal Wafiq Zakiy. Faisal santai saja menemui Amoy lalu berkata "Amoy mancash?"
Hahhahahha.

Dengan konyolnya Amoy bilang "hmm ndak." Reflektivitas Amoy terlalu tinggi kepada faisal sehingga dengan cepat tangannya mencabut charger laptop dan membiarkan faisal menggunakan colokan tersebut. Sedangkan Amoy hanya terpaku diam setelah itu. Tadi udah gue bilang, laptop Amoy harus selalu di cash kalo mau make.

Jadi apa? Amoy dengan rela langsung nutup Laptop. Lalu dia malangang.
Padahal tadi Kak Anis juga minta dipinjamkan colokan..
oh oh oh Amoy. Ternyata kau juga bisa konyol dekat orang yang kau cintai.

Padahal si Faisal datang dengan membawa "cok raun". Andaikan Amoy tidak menutup laptopnya, gue rasa Amoy masih bisa menikmati senja bersama faisal dengan memakai 'cok raun' yang sama.
HAHAHAHA

Ah, andai gue berada di TKP saat kejadian. Pasti udah gue bully habis-habisan.

Jika kalian cerdas, maka akan mengerti kenapa Amoy dengan lapang hati membiarkan Faisal menggunakan colokan. Kenapa Amoy dengan konyolnya melepas charger laptopnya. Hhaha

******

Mungkin, cinta memang sekonyol itu.
Dibuatnya kau salah tingkah saat berada di dekatnya. Apalagi saat dia datang secara tiba-tiba.


Kata orang cinta itu menyakitkan.
Cinta itu tidak menyakitkan. Kau saja yang berusaha melawan, hingga cinta terasa menyakitkan. Coba biarkan dia mengalir, tentu tidak sesakit saat kau melawan.

Cinta itu membuatmu aneh. Kalau diingat-ingat pasti membuatmu merasa jijik pernah melakukannya.
Gue beri misal. Saat lo sms/chat di medsos.
Lo gembira banget kalo dia chat duluan. Trus ngebales chatnya dengan penuh hati-hati dan memikirkan setiap kata yang bakalan lo ketik. 

Trus lo bakalan tengkurep di bantal sambil nunggu balasan. Pinggg.... lo buka hp pelan-pelan dan dia bales chat lo. And then what?  Lo bakalan gigit si bantal dan ninju2 kasur saking senangnya.. (kalo lo ngerasa jijik baca bagian ini, itu artinya lo pernaj ngelakuin ini. Pffftt)


Cinta itu bukan karena, tetapi walaupun.
Gue suka dia karena dia cantik, baik, ganteng, pintar, kaya, dan blablablaaaa...
Bedakan dengan gue cinta Si A walaupun si A tidak sebaik si B. Gue cinta si A walaupun si A memiliki banyak sekali kekurangan dibanding si B.

Saat dadamu terasa sesak,  kau mangambil nafas dalam sambil menutup mata. Saat menghembuskannya, kau menyebut satu nama. Pernah? Aku pernah.

Cinta dan kagum itu berbeda. Sebab kagum tidak bisa sesederhana cinta.
 Kagum itu rumit. Kau harus memiliki alasan untuk kagum. Sedangkan cinta? Kau tak perlu memiliki alasan untuk jatuh cinta.

Saat kau lelah, terkadang kau hanya butuh hadirnya. Paling tidak kau punya tempat untuk mengadu. Terkadang  cinta menguatkan.

Tapi, sebanyak apapun teori cinta di dunia ini, hanya satu yang ku yakini benar adanya.
Yaitu teori cinta orangtua kepada anaknya. Sebab hanya orang tua yang rela berpanas-panasan di sawah, terbakar oleh panas api tungku, dikejar oleh waktu. Hanya untuk membuat keluarganya bahagia. Sebab cinta sesederhana itu. Cukup melihat orang yang kau cintai bahagia.
Pengorbanan-pengorbanan para remaja itu belum bisa menandingi tulusnya cinta orangtua.
Itu yang ku yakini hingga detik ini.
Sebab hanya keluarga dan orangtua yang tetap menerima hadirmu kembali dari sebajingan apapun dirimu.

Tapi cinta tetap akan membuatmu aneh, konyol, gila bahkan bahagia.

#tulisan gaje lagi. 
ada unsur zaary hendrik dan raditya dika di dalamnya

Rafika Surya Bono

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

1 komentar:

  1. kampret lo bon..nanti kalau kak anis tau pasti ngamuk -________-

    BalasHapus